Tampilkan postingan dengan label kabel body. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabel body. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Maret 2017

Mengganti Kabel Bodi Kijang

Berawal dari rasa jengkel karena mobil lama (Daihatsu Classy) yang sering rewel, dibelilah mobil ini yang konon termasuk mobil sejuta umat ( kayaknya cuma sebutan saja, toh kijang 5k yang terjual nggak lebih dari 600.000 unit). Seiring berjalannya waktu  mulai ketahuan lah minusnya kijang berbadan rover ini : larinya di tol mentok di 100 km/jam dan parahnya aki tekor melulu sampai nggak bisa distart. Penyakit yang pertama terpaksa diskip dulu yang penting masih bisa jalan, nah yang ke dua ini yang bikin pusing.

Vonis pertama menurut kesotoyan ane dan hasil konsultasi dengan tetangga yang punya angkot : aki lemah dan harus diganti. Setelah tukar tambah aki dan terpasang.......beberapa hari berikutnya itu aki tewas. Langkah pengobatan ke dua diambil : alternator alias dinamo amper standar yang pake cut out ditukarguling dengan punya kijang kapsul yang sudah pake IC. Hasilnya? sami mawon. Akhirnya langkah ke tiga diambil : harnes alias kabel body mesti diganti total, masalahnya sekarang : siapa yang mengerjakan?

Hunting pun dimulai, mulai dari browsing sampai nanya-nanya tetangga dilakoni. Nanya bengkel langganan yang dulu megang Classy nggak dijawab-jawab, padahal dulu bikin kabel body Classy hasilnya memuaskan dan murah cuma 800 ribu dari ujung depan sampai belakang ganti semua. Usut punya usut kontrak tempatnya habis dan beliau belum punya tempat baru. Akhirnya ada yang ngasih tau suruh nyoba Dukun Kabel di jalan lingkar Bekasi Utara.

Akhirnya datanglah ke Dukun Kabel, bengkel yang khusus menangani kelistrikan mobil mulai mobil Jepang sampai mobil Eropa. Ownernya pak Ruslan namanya yang ternyata banyak kenal sama tetangga-tetangga karena dulu sesama karyawan PT Cipta, grupnya Astra yang khusus memproduksi kabel body mobil. Oalah pantes. Tanya harganya 2 juta Rupiah, setelah sempat mikir akhirnya diiyakan juga. Kalau dipikir-pikir mahal sih dibanding punya Classy yang nggak nyampe sejuta, apalagi kata bengkel langganan kabelnya kecil-kecil.

Setelah kurang lebih 3 mingguan mobil pun dibawa pulang. Dan sejak itu starter aman meskipun seminggu nggak dipanasin (efek audio dicabut juga sih mungkin).